selamat malam semuanya. apa kabar? semoga tetap sehat semua. maaf baru bisa nulis lagi ini. kali ini saya akan mengambil tema tentang surat al ikhlas.
surat al ikhlas adalah surat ke 112 dalam al qur'an. makna al ikhlas sendiri adalah memurnikan ke esaan Allah. surat ini termasuk makiyah, yang terdiri dari 4 ayat. ayat - ayat dalam surat ini secara khusus menunjukkan bahwa Allah swt adalah Dzat yang tidak ada yang bisa menyamai / bahkan melebihi kekuasaanNya.
kenapa surat ini di turunkan? dan apa yang melatar belakanginya? Surat Al-Ikhlash diturunkan untuk menjawab sebuah pertanyaan. Berikut ini adalah asbabun-nuzul (sebab turunnya) Surat Al-Ikhlash:
surat al ikhlas adalah surat ke 112 dalam al qur'an. makna al ikhlas sendiri adalah memurnikan ke esaan Allah. surat ini termasuk makiyah, yang terdiri dari 4 ayat. ayat - ayat dalam surat ini secara khusus menunjukkan bahwa Allah swt adalah Dzat yang tidak ada yang bisa menyamai / bahkan melebihi kekuasaanNya.
kenapa surat ini di turunkan? dan apa yang melatar belakanginya? Surat Al-Ikhlash diturunkan untuk menjawab sebuah pertanyaan. Berikut ini adalah asbabun-nuzul (sebab turunnya) Surat Al-Ikhlash:
Dakwah Rasulullah di Mekkah mendapat banyak sekali tantangan, termasuk ancaman pembunuhan. Saat Rasulluhah berhasil keluar dari Mekkah dalam perjalanan hijrahnya ke Madinah, ancaman pembunuhan pun masih tetap ada.
Kaum kafir Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Dadwah untuk menangkap Rasulullah dan membawa ke hadapan mereka. Lalu mereka sepakat bahwa siapapun yang berhasil menangkapMuhammad, hidup atau mati, akan diberi hadiah 100 unta merah, 100 jariyah dari Rum, dan 100 kuda Arab. Lalu seorang laki-laki bernama Suroqoh menyatakan kesediaannya.
Singkatnya, Suroqoh dengan berhasil mengejar Rasulullah yang dalam perjalanan ke Madinah. Sebenarnya Malaikat Jibril telah turun dan berkata pada Rasulullah,”Wahai Rasulullah, Allah telah menundukkan bumi ini untuk mentaati perintahmu.”
Maka saat Suroqoh tepat berada di belakang Rasulullah sambil menghunus pedangnya, tiba-tiba ia terjatuh, dan terperosok ke dalam bumi. Sementara itu Rasulullah pura-pura tidak tahu dan melanjutkan perjalanan.
Lalu Suroqoh memanggil,”Hai Muhammad, tolonglah aku. Aku tidak akan membunuhmu. Marilah kita berdamai.”
Rasulullah pun menolong Suroqoh. Namun setelah selamat, Suroqoh malah kembali menghunuskan pedangnya dan hendak menikam Rasulullah. Saat ujung pedang Suroqoh hamper mengenai kulit Rasulullah, tiba-tiba Suroqoh kembali terperosok ke dalam bumi untuk kedua kalinya.
Suroqoh pun kembali berteriak meminta tolong kepada Rasulullah. Dan Rasulullah pun menolongnya lagi. Setelah selamat, Suroqoh pun mendekat dan bersimpuh di hadapan unta yang dikendarai Rasulullah, seraya berkata,”Wahai Muhammad, beritahukanlah kepadaku tentang Tuhanmu. Sekiranya Dia memiliki kekuasaan sehebat itu, apakah Tuhanmu itu terbuat dari emas ataukah perak?”
Rasulullah pun menundukkan kepalanya. Dan Malaikat Jibril pun datang membawa wahyu, yakniSurat Al-Ikhlas sebagai jawaban atas pertanyaan Suroqoh.
“Katakanlah (wahai Muhammad): Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlash:1-4)
berikut ini sedikit keutamaan surat al ikhlas:
1. bagi yang senantiasa membacanya, demi mengharap ridho Allah swt, maka akan masuk surga. hal ini berdasarkan sabda Nabi SAW, Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Malik dari Abdullah bin Abdurrahman dari 'Ubaid bin Hunain budak keluarga Zaid bin Al Khaththab dia berkata; Aku telah mendengar Abu Hurairah berkata; "Aku datang bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lalu beliau Shallallallahu'alaihi wasallam mendengar seorang laki-laki membaca surat Al Ikhlas: qul huwallahu ahad, allahush-shamad lam yalid walam yulad walam yakullahu kufuwan ahad. Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam kemudian bersabda: 'Wajib baginya'. Aku bertanya, 'Apa yang wajib bagi dia wahai Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam? ' Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam menjawab: Surga. ( HR. Nasai )
2. membaca surat al ikhlas, seperti membaca sepertiga al qur'an. seperti sabda Nabi SAW berikut ini, ........ Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidakkah salah seorang dari kalian mampu membaca sepertiga Al Qur`an dalam waktu semalam, barangsiapa membaca ALAAHUL WAAHIDUSH SHAMAD (Surat Al Ikhlas) berarti dia membaca sepertiga Al Qur`an......... ( HR. Tirmidzi )
3. surat yang di sukai oleh Allah swt. Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih telah menceritakan kepada kami Ibn Wahb telah menceritakan kepada kami Amru dari Ibnu Abu Hilal bahwa Abu Rijal Muhammad bin Abdurrahman menceritakan kepadanya dari Ibunya Amrah binti Abdurrahman yang dahulu dalam asuhan Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dari 'Aisyah, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus seorang laki-laki dalam sebuah eskpedisi militer, lantas laki-laki tersebut membaca untuk sahabatnya dalam shalatnya dengan QULHUWALLAHU AHAD (Surat al Ikhlash) dan menutupnya juga dengan surat itu. Dikala mereka pulang, mereka menceritakan hal ini kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lantas Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tolong tanyailah dia, mengapa dia berbuat sedemikian? ' Mereka pun menanyainya, dan sahabat tadi menjawab, 'Sebab surat itu adalah menggambarkan sifat Arrahman, dan aku sedemikian menyukai membacanya.' Spontan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Beritahukanlah kepadanya bahwa Allah menyukainya." ( HR. Bukhari )
mungkin itu tadi sedikit tentang ke utamaan dari surat al ikhlas. semoga kita bisa mengamalkan apa yang terkandung dari surat al ikhlas tersebut. aminn.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar